Jumat, 10 Juni 2011

KisahQu

Teringat akan masa-masa kecil dulu ketika diriqu masih berumur 7 tahun. Ketika itu sewaktu aku baru selesai mandi dan selesai pula berpakaian seragam sekolah dasar, Aqu pun berpamitan kepada kedua orang tua'qu. Namun ketika sebelum aq berangkat sekolah entah ada angin apa, Ibu qu tiba-tiba ber'adu mulut dengan Ayah'qu. Entah ada masalah apa dengan mereka, Tiba-tiba Ayah menendang lengan sebelah kiri'qu hingga PATAH..!! Aqu pun menangis menahan rasa sakit, Perih, dan Tak menyangka Ayah begitu tega kepada'qu. Yang harusnya aq berangkat menuju sekolah, Aq pun tak bisa sekolah, Aq hanya bisa menahan rasa sakit dan hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur. Sedangkan Ayah'qu berangkat kerja, Dan Ibu menemani'qu yang telah menahan sakit di lengan ini. Ketika Ibu sudah mulai Panik kepada'qu, Aq pun segera dibawa ke tukang urut terdekat. Dan memang waktu itu ada seorang Bapak tukang urut yang terkenal bisa mnyembuhkan luka dalam. Ketika sampai di tempatnya itu, Aqu pun mulai di'urut perlahan-lahan. Sungguh luar biasa sakitnya ketika itu yang aq rasakan. Aq hanya bisa menangis, Menangis Dan Menangis. Setelah usai di'urut'nya, Memang betul-betul tak aq duga, Rasa sakit yang tadi'nya luar biasa, Kini hilang perlahan-lahan. Namun tanganqu harus di'balut perban dan harus lurus. Menjelang sore, Ketika itu aq sedang tidur setelah pulang dari tempat Bapak urut itu. Namun sore itu Ayah'qu telah pulang kerja. Setelah Ayah berganti pakaian'nya, Dia pun tidur di samping aq dan memeluk aq. Entah karna ayah menyesal atau apa, Dia mengucurkan air matanya. Namun didalam hatiqu ini sungguh sakit, Sakit yang sangat dalam. Aqu pun berpikiran apa setega itukah Ayah terhadapqu.?! Memang kejadian ini sudah aqu lupakan, Namun kejadian ini tak akan aqu lupakan sampai kapan pun. Karena kejadian ini sangat membuat aqu sakit yang sangat dalam. Dan hal ini tak akan aqu lakukan kepada anak'qu kelak suatu saat nanti. Dan semoga buat para orang tua yang lain, Jangan'lah bersikap kasar kepada anak-anak kalian, Karena jika kalian kasar terhadap anak kalian, Itu akan menjadi trauma. baik secara fisik, Maupun mental anak kalian. Cukup aqu saja yang merasakan hal seperti ini.

Rabu, 01 Juni 2011

Diary Depresi'nya

Malam ini hujan turun lagi
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati
Luka yang harusnya dapat terobati
Yng ku harap tiada pernah terjadi

Ku ingat saat Ayah pergi, dan kami mulai kelaparan
Hal yang biasa buat aku, hidup di jalanan
Disaat ku belum mengerti, arti sebuah perceraian
Yang hancurkan semua hal indah, yang dulu pernah aku miliki

Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan

Mungkin sejenak dapat aku lupakan
Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam
Atau menggoreskan kaca di lenganku
Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan

Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam
Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan
Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai
Hal yang tak pernah ku dapatkan, sejak aku hidup di jalanan

Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan.

Lagu diatas ini sangat bagus skali, Mungkin lagu ini sangat cocok buat para anak" yang merasa dirinya Broken Home. Lagu tersebut menceritakan tentang kisah hidupnya yang mungkin bisa di bilang "kelam" dan mungkin juga lagu tersebut menceritakan seorang anak yang merindukan kasih sayang orang tuanya. Dan juga si anak tersebut merasa iri dengan mereka yang hidupnya lebih indah dan selalu di perhatikan oleh orang tuanya. Mungkin lagu ini bisa menjadi contoh, Bahwa kasih sayang orang tua itu melebihi apapun.